BSMI Kirim Bantuan Alat Medis dan Obat-Obatan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) melepas keberangkatan truk yang mengangkut bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Rabu (7/1/2026) kemarin, di Jakarta. Pengiriman bantuan berupa peralatan medis dan obat-obatan untuk mendukung operasional Posko Medis BSMI di Aceh Tamiang itu adalah hasil kerja sama BSMI dengan Aliansi Komunitas Rakyat Indonesia untuk Sumatera.
Pelepasan keberangkatan truk bantuan tersebut dilakukan oleh MPA BSMI, Prof. Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS. Sekretaris Jenderal Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Muhammad Rudi, turut hadir dalam kesempatan itu.
"Bantuan ini dikhususkan untuk kebutuhan di Posko Medis Tanggap Bencana BSMI di Aceh Tamiang. Mengapa Aceh Tamiang? Karena, di Aceh Tamiang, satu kota itu lumpuh, termasuk rumah sakitnya," kata Basuki.
Basuki menuturkan, saat terakhir ia mendatangi RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) di Aceh Tamiang, rumah sakit tersebut belum aman dan belum berfungsi dengan baik. Sehingga, pihaknya memutuskan untuk membuka klinik kesehatan di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. Dan barang-barang yang diberangkatkan kemarin itu adalah untuk keperluan di klinik tersebut. Ia pun berharap dan berdoa, perjalanan menuju lokasi berlangsung aman dan selamat tiba di tujuan, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan pelayanan medis di klinik tersebut.
"Ada 120.000 pengungsi di sana dan mereka sangat membutuhkan fasilitas kesehatan. Kami menanggapi dengan pengiriman fasilitas kesehatan dan laboratorium yang sangat berkualitas. Mohon doa restunya agar dapat sampai dengan aman," tuturnya.
Acara pelepasan kemudian dilanjutkan penandatanganan manifest perjalanan oleh pengemudi (Bagus) dan bagian logistik BSMI. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bagus yang telah bersedia membantu kami untuk mengangkut barang-barang bantuan ke Aceh," ucap Basuki.
Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan. Diresmikan pada 8 Juni 2002 oleh Ketua MUI, KH Amidan, di Kompleks Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, organisasi BSMI disahkan melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor AHU-72.AH.01.06.Tahun 2008.