Delegasi tingkat tinggi Hamas mengadakan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov, di ibukota Qatar, Doha, pada Ahad (16/3/2025). Pertemuan itu membahas perkembangan terbaru terkait gencatan senjata dan berbagai hambatan yang dihadapi dalam implementasinya.
Delegasi Hamas dipimpin oleh Ketua Dewan Kepemimpinan Hamas, Muhammad Darwish, dan didampingi oleh sejumlah tokoh senior, termasuk Pemimpin Hamas di Luar Negeri, Khaled Meshaal; Kepala Kantor Hubungan Internasional, Dr. Mousa Abu Marzouk; serta anggota Biro Politik Hamas, Sami Khater. Sementara itu, Mikhail Bogdanov hadir sebagai perwakilan khusus Presiden Federasi Rusia untuk Timur Tengah dan Afrika.
Di dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai tantangan dalam pelaksanaan gencatan senjata, terutama tentang pelanggaran penjajah Israel yang terus berlanjut serta kendala dalam implementasi protokol jalur kemanusiaan. Hamas menyoroti upaya Israel dalam menghambat masuknya bantuan kemanusiaan, termasuk tenda, rumah siap pakai (karavan), bahan bakar, serta peralatan berat yang diperlukan untuk rekonstruksi infrastruktur dasar di Gaza. Selain itu, diskusi juga menyangkut pembahasan tentang meningkatnya ketegangan di Yerusalem dan Tepi Barat akibat tindakan represif militer Israel, penghancuran sistematis di kamp-kamp pengungsi, serta pelanggaran terhadap tempat-tempat suci.

Di kesempatan itu, Muhammad Darwish menegaskan komitmen Hamas dalam menjalankan gencatan senjata secara penuh serta kesiapan Hamas untuk melanjutkan implementasinya. Ia menekankan, Israel harus memenuhi semua ketentuan perjanjian dan tidak menghambat tahap-tahap yang telah disepakati. Darwish juga menyoroti peran strategis Rusia dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina. Ia juga menekankan pentingnya peran Moskow dalam menggagalkan upaya solusi dengan “pengusiran paksa” warga Palestina.
Di pihak Rusia, Mikhail Bogdanov menegaskan kembali dukungan negaranya terhadap hak-hak rakyat Palestina serta komitmen Moskow dalam mendukung implementasi penuh perjanjian gencatan senjata. Ia juga menekankan bahwa Rusia menolak segala bentuk solusi paksa dan akan terus mendukung perjuangan Palestina di berbagai forum internasional. Selain itu, Bogdanov menekankan pentingnya memastikan bantuan kemanusiaan dapat masuk tanpa hambatan ke wilayah-wilayah yang terdampak.
Sumber: Situs Resmi Hamas

Jadilah bagian dari perjuangan Sabili
Bangun Indonesia dengan Literasi!