Majelis Ormas Islam (MOI) Jakarta mengeluarkan pernyataan sikap atas situasi dan kondisi sosial politik di tanah air saat ini. Di dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, 30 Agustus 2025 itu, MOI Jakarta menyatakan, menyikapi kondisi dan perkembangan sosial politik yang terjadi di wilayah Provinsi DKI Jakarta, mereka memandang perlu dan penting untuk menyatakan sikap atas eskalasi yang semakin meluas, bahkan sudah merambah ke beberapa kota di seluruh Indonesia.
Presidium Majelis Ormas Islam DKI Jakarta adalah gabungan dari sejumlah ormas Islam yang ada di Provinsi DKI Jakarta. Di antaranya adalah Matlaul Anwar; Al Wasliyah; Al Irsyad; Hidayatullah; Parmusi; Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia; Ikadi; Al Ittihadiyah; Perti; IMMI; Sarekat Islam; PITI; Persis; PUI; SAHI; Wahdah Islamiyah; DMI; Rabitoh Alawiyah; Imani Indonesia; Masyarakat Cinta Masjid Indonesia.
Terdapat lima poin dalam pernyataan sikap MOI tersebut. Pertama, MOI Jakarta mendesak kepada pemerintah (eksekutif, legislatif, dan yudikatif) untuk segera mengambil langkah–langkah yang responsif dan persuasif terhadap eskalasi sosial politik yang saat ini terjadi, sekaligus tidak memberikan pernyataan yang kontraproduktif bahkan melecehkan.
Kedua, MOI Jakarta mengimbau dan meminta seluruh Kader, Anggota Majelis Ormas Islam dan rakyat secara umum untuk lebih konstruktif dalam menyampaikan aspirasi agar tujuan dan harapan yang diinginkan bisa tercapai, dengan tidak merusak fasilitas umum dan sosial. Ketiga, MOI meminta Aparat Keamanan (Polri), mengedepankan pendekatan humanis dan sesuai protap dalam memberikan pengamanan terhadap Rakyat.

Keempat, terkait dengan langkah konkret dalam menenangkan ummat/rakyat, Majelis Ormas Islam menyatakan, akan bersama-sama MUI turun ke tengah tengah masyarakat dalam upaya pencegahan, demi maslahah (kebaikan) bersama. Kelima, MOI Jakarta menyatakan sangat prihatin dan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas kejadian wafat/gugurnya rakyat (Saudara Affan) dan perusakan fasum dalam eskalasi, serta mendoakan bagi yang wafat diampuni segala dosanya dan diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Di bagian akhir, MOI menyampaikan, pernyataan sikap tersebut mereka keluarkan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi kita saat ini. "Semoga kiranya Allah Swt membimbing kita semua, terkhusus para pemimpin dan pengambil kebijakan di Republik Indonesia ini untuk berlaku Adil dan Menyejahterakan Rakyat Indonesia," tulis MOI Jakarta.

Jadilah bagian dari perjuangan Sabili
Bangun Indonesia dengan Literasi!