Pejuang Palestina Berhasil Hancurkan Tank dan Drone Penjajah Israel

Pejuang Palestina Berhasil Hancurkan Tank dan Drone Penjajah Israel
Pasukan militer pejuang Palestina / Foto Istimewa

Pejuang perlawanan dari Brigade Al-Qassam, Brigade Al-Quds dan Brigade Al-Nasser, pada Rabu, 15 November 2023, menargetkan dua tank Israel dengan peluru “Tandum” dan “Al-Yassin 105” di barat daya Kota Gaza. Al-Qassam pun menargetkan tank dan buldoser militer Israel di sebelah barat Kota Gaza dengan rudal “Al-Yassin 105”.

Selain itu, Brigade Al-Qassam juga mengumumkan penargetan sebuah ekskavator militer yang dikawal oleh pasukan pendudukan dengan kendaraan lapis baja di sebelah timur Juhr Al-Dik. Hal itu menyebabkan pasukan pendudukan tersebut terbunuh dan terluka.

Al-Qassam mengatakan, sejak Rabu pagi mujahidin menargetkan pasukan pendudukan dengan perangkat anti-personel, menyebabkan mereka terbunuh dan terluka. Selain itu juga menghancurkan 11 kendaraan zionis yang melakukan serangan di Jalur Gaza.

Di hari sebelumnya, Brigade Al-Qassam mengumumkan penargetan sebuah tank Israel, dua buldoser, dan sebuah kendaraan pengangkut pasukan. Mereka juga menargetkan kumpulan pasukan pendudukan di beberapa wilayah di Gaza.

Baca Juga : Israel Deklarasikan Perang, HAMAS Nyatakan di Ambang “Kemenangan Besar”

Selain Al-Qassam, Brigade Al-Quds sayap militer gerakan Jihad Islam, mengumumkan melakukan pemboman terhadap pasukan pendudukan yang masuk ke wilayah Juhr Al-Dik dengan rentetan mortir. Sebelumnya, mereka juga mengaku bertanggung jawab atas penembakan drone “Skylark” Israel, serta menargetkan pangkalan militer artileri di Jalur Gaza utara, dan memastikan bahwa target mereka terkena serangan langsung itu.

Koresponden Al-Mayadeen di Gaza melaporkan, pertempuran masih terus berlanjut antara pasukan perlawanan dengan pasukan pendudukan. Pasukan perlawanan Palestina menghadapi serangan Israel di banyak titik di Gaza. Dia menerangkan bahwa pasukan perlawanan Palestina sedang bersiap untuk menyerang lebih banyak tentara pendudukan dan kendaraan Israel.

Di hari yang sama (Rabu, 15 November 2023), tentara pendudukan Israel mengakui bahwa dua perwira mereka telah terbunuh, yaitu seorang wakil komandan peleton dari Batalyon “9217” di Brigade “Negev” dan seorang wakil komandan peleton dari Batalyon “Goyang” di Brigade “Givati”. Selain itu, 4 orang lainnya terluka parah di Jalur Gaza utara.

Berlanjutnya konfrontasi darat antara pasukan perlawanan Palestina dan pasukan pendudukan menjadikan jumlah korban tewas dari pihak tentara pendudukan yang diumumkan sejak dimulainya operasi darat menjadi 48 orang dan 369 orang sejak dimulainya operasi “Tofan  Al-Aqsa”. Sementara itu, media Israel mengumumkan bahwa dua tentara terluka parah akibat rudal yang ditembakkan dari Jalur Gaza menuju daerah Kissufim, yang menghantam buldoser militer mereka.

(Sumber: Almayadeen.net)



Komentar Anda:

Anda telah berhasil berlangganan di Sabili.id
Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh ke Sabili.id
Assalamu'alaikum! Anda telah berhasil masuk.
Anda gagal masuk. Coba lagi.
Alhamdulillah! Akun Anda telah diaktifkan sepenuhnya, kini Anda memiliki akses ke semua artikel.
Error! Stripe checkout failed.
Alhamdulillah! Your billing info is updated.
Error! Billing info update failed.