Sambutan untuk Massa Aksi: Seratus Lebih Beton Dipasang di Depan Gedung KPU

Sambutan untuk Massa Aksi: Seratus Lebih Beton Dipasang di Depan Gedung KPU
Pagar beton berdiri tegak di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Menteng, Jakarta Pusat. / Kanzul R. (Sabili.id)

Seperti telah dijadwalkan sebelumnya, kelompok massa yang menamakan diri Front Penegak Daulat Rakyat menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024). Mereka membawa dua spanduk besar yang berisi tuntutan agar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dilengserkan. Terdapat pula baliho besar berisikan tuntutan agar Ketua KPU RI dan Ketua Bawaslu RI diberhentikan.

Menurut pantauan wartawan Sabili.id, di depan Kantor KPU, massa aksi dari Front Penegak Daulat Rakyat itu disambut barikade menggunakan seratus lebih beton yang disusun untuk menghadang aksi yang berlangsung sejak siang menjelang sore. Lebih dari seratus beton terlihat dipasang melintang jalan sebelum massa aksi demonstrasi bisa mencapai gedung Kantor KPU.

Terpaksa massa aksi melakukan demonstrasi di depan Mess Bank Indonesia, Jalan Imam Bonjol Nomor 27, Menteng, Jakarta Pusat. Jaraknya lumayan jauh dari Kantor KPU, yaitu 60 meter (diukur melalui google maps). Ratusan anggota kepolisian dan sejumlah aparat TNI terlihat bersiaga di tempat aksi tersebut.

Baca juga: Jusuf Kalla: “Oposisi Adalah Kecelakaan”

Front Penegak Daulat Rakyat adalah salah satu elemen dari Koalisi Nasional Penyelamat Demokrasi. Mereka menggelar aksi hari Senin, 18/03/2024 mulai pukul 14.20 WIB. Massa aksi terdiri dari remaja hingga orang tua. Sejumlah tokoh juga hadir dalam aksi tersebut. Di antaranya Mayjen TNI (Purn) Soenarko, Marwan Batubara, Edy Mulyadi, dan sejumlah tokoh lainnya.

“Tolak Pilpres Curang! Perusak Konstitusi. Penjahat Demokrasi. Lengserkan Jokowi. Komplotan Penipu Ulung, Pecat: Ketua KPU RI, Ketua Bawaslu RI, dan Hakim MK!" Begitulah bunyi sebuah baliho besar yang mereka bawa dalam aksi tersebut. Di dalam baliho besar itu, ada foto Presiden Jokowi dengan gambar bayangan yang menyerupai boneka Pinokio berhidung panjang. Di baliho yang sama, ada juga foto Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari; Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja; dan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman.

“Turunkan Jokowi Pelanggar Berat Konstitusi”. Itu bunyi spanduk yang lain. Pada sekitar pukul 15.15 WIB, sejumlah peserta menumpuk beberapa ban mobil bekas dan mengisi bagian tengahnya dengan sejumlah spanduk. Setelah itu, ban tersebut dibakar. Tak lama kemudian, muncul asap hitam tebal yang membumbung tinggi.

Google News

Komentar Anda:

Anda telah berhasil berlangganan di Sabili.id
Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh ke Sabili.id
Assalamu'alaikum! Anda telah berhasil masuk.
Anda gagal masuk. Coba lagi.
Alhamdulillah! Akun Anda telah diaktifkan sepenuhnya, kini Anda memiliki akses ke semua artikel.
Error! Stripe checkout failed.
Alhamdulillah! Your billing info is updated.
Error! Billing info update failed.