
Syaefunnur Maszah
Total 61 Artikel
Artikel Saya

Berantas Korupsi, Perbaiki Iklim Investasi, Rampingkan Kabinet: Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6 Persen
Indonesia dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif. Implementasi kebijakan yang tepat dan komitmen terhadap reformasi yang berkelanjutan menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.
Artikel Lainnya
Kerancuan Berpikir Kepala BPIP Yudian Wahyudi
Pernyataan kontroversial yang dilontarkan Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, bahwa Pancasila itu religius sekaligus sekuler dan bahwa musuh terbesar Pancasila adalah agama, patut dapat sorotan kritis.
Yahya Sinwar, Pemimpin Baru Hamas yang Mengguncang Israel dengan Ancaman 250 Roket
Kepemimpinan Yahya diharapkan membawa Hamas ke fase baru perlawanan mereka. Strategi militer akan lebih terkoordinasi dengan upaya diplomatik untuk menggalang dukungan internasional.
Airlangga Hartarto Mengundurkan Diri: Antara Tekanan Hukum dan Kompromi Politik?
Pengunduran diri Airlangga Hartarto bisa dilihat sebagai bagian dari upaya besar merestrukturisasi kekuasaan di Indonesia. Jika tren ini berlanjut, masa depan politik Indonesia bisa semakin didominasi oleh kepentingan elite.
Ada Apa dengan NU-PKB?
Muhaimin Iskandar dikenal dengan kemampuannya dalam manajerial dan punya jaringan politik yang luas. Gus Yahya, sebagai Ketua Umum PB NU, menawarkan pendekatan moderat dan intelektual dalam politiknya.
Di Eropa, Gereja Banyak Kosong dan Dijual, Sementara Islam Tumbuh Cepat
Penurunan kehadiran gereja di Eropa dan pertumbuhan cepat Islam adalah hasil dari kombinasi faktor-faktor semisal sekularisasi, migrasi, tingkat kelahiran yang lebih tinggi, arus mualaf, dan dinamika komunitas yang kuat.
Tradisi Debat dalam Islam dan Munculnya Ajaran Anti-Debat
Tokoh-tokoh seperti Al-Farabi, Al-Ghazali, dan Ibn Rushd, dikenal dalam mengembangkan metode argumentasi yang logis dan sistematis. Lalu muncul ajaran yang menolak tradisi debat dalam Islam.
Pendekatan Ulama Klasik dan Modern dalam Metode Memahami Al Qur'an
Metode pemahaman Al Qur'an telah berkembang dari era klasik hingga modern. Hal itu mencerminkan dinamika intelektual umat Islam dalam memahami teks suci ini.