Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Sumatera Utara (Sumut) menghadirkan layanan kesehatan dan konsultasi bagi para korban dan penyintas banjir di Dusun Metro Jaya, Desa Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Tim BSMI Sumut terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, yang siap memberikan pelayanan kesehatan dan konsultasi yang komprehensif.
Seperti terlihat pada 1 Januari 2026, layanan kesehatan itu bertujuan membantu penyintas banjir yang mengalami masalah kesehatan akibat bencana alam. “Kami ingin membantu penyintas dan korban banjir untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan meningkatkan kualitas hidup mereka," tutur Koordinator Fundrising, Undani Wanda Putra.
Layanan kesehatan itu meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan, konsultasi KB, dan pemberian obat-obatan. Selain itu, tim BSMI Sumut juga memberikan penyuluhan kesehatan dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Data Layanan: • Pasien Terlayani: 138 orang (14 balita, 48 lansia, 76 dewasa). • Obat Tersalurkan: 138 paket (vitamin, analgesik, antipiretik). • Fasilitas: Tenda posko, meja pemeriksaan, ambulans standby.
Rincian Kegiatan: • Penyaluran makanan siap saji • Penyaluran obat-obatan • Penyaluran pakaian layak pakai • Penyaluran mukena, sarung • Penyaluran paket sabun mandi • Penyaluran makanan anak dan bayi • Penyaluran pembalut wanita • Konsultasi KB Kepala Dusun Metro Jaya, Desa Kampung Durian, Kecamatan Rantau, M. Yusuf, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran tim BSMI. Juga kepada para relawan para dokter yang telah memberikan pelayanan kesehatan di desanya.
“Kami sangat senang dan bahagia atas kehadiran bapak dan ibu dokter dan relawan untuk bisa mengobati rasa trauma dan luka yang dalam pada warga kami ini. Kami juga berharap lebih, kiranya Bapak dan Ibu Donatur untuk bisa memberikan kami perlengkapan seperti tikar, tenda, selimut, karena di desa tempat warga saya mengungsi sampai saat ini warga kami masih sangat membutuhkan perlengkapan yang saya sampaikan tadi,” kata Pak Kadus (Kepala Dusun).
Artikel ini adalah hasil liputan Sabili.id langsung dari Aceh, sebagai bagian dari program “Jurnalisme Kemanusiaan Sabili.id di Aceh”.
Jadilah bagian dari perjuangan Sabili
Bangun Indonesia dengan Literasi!