Jelang Akhir Kampanye, Mahfud MD Mengundurkan Diri dari Posisi Menko Polhukam

Jelang Akhir Kampanye, Mahfud MD Mengundurkan Diri dari Posisi Menko Polhukam
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD mengumumkan pengunduran dirinya di Lampung Tengah / Foto Istimewa

Pengumuman pengunduran diri Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud MD, SH itu dilakukan di Lampung Tengah, Rabu (31/1/2024). Keputusan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu untuk mengundurkan diri dari posisi Menko Polhukam juga diumumkan lewat siaran langsung di akun Instagram @mohmahfudmd. Mahfud ketika itu menyatakan, dirinya telah menyiapkan surat pengunduran diri yang akan ia sampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Hari ini saya sudah membawa surat untuk presiden, untuk disampaikan ke presiden langsung, tentang masa depan politik saya, yang belakangan ini menjadi perbincangan publik. Dan surat ini akan disampaikan begitu saya mendapat jadwal ketemu presiden. Tetapi saya bawa terus, karena memang surat ini begitu saya diberi waktu langsung saya ketemu (dan) langsung saya sampaikan surat ini,” kata Mahfud dalam pernyataannya.

Mahfud menegaskan, ia ingin menyampaikan langsung surat pengunduran dirinya kepada Presiden Jokowi, untuk menjaga etika selama menjabat sebagai Menko Polhukam. Sebab, ia diberikan dan menerima tugas sebagai Menko Polhukam itu dengan kesadaran untuk saling menghormati. Sehingga, saat berpamitan pun harus dilakukan dengan baik-baik dan saling menghormati pula.

Baca juga: Menangkap Sinyal Kemenangan dari Media Internasional untuk “The Rising Star”

“Karena saya dulu diangkat dengan penuh kehormatan dan kepercayaan oleh beliau dengan sungguh-sungguh. Dan saya juga percaya dengan beliau bahwa beliau menugaskan saya, hingga saya bekerja dengan hati-hati dan Insya Allah baik selama 4,5 tahun,” tegasnya.

Mahfud melanjutkan, saat ia mengumumkan pengunduran dirinya itu, Presiden Jokowi sedang berada di luar kota hingga Kamis (1/2/2024). Begitu juga dengan dia. “Mudah-mudahan secepatnya kami tiba di Jakarta dan secepatnya pula kami akan bertemu,” katanya.

Sebelumnya, kabar tentang rencana pengunduran diri Mahfud MD itu telah ramai diberitakan sejak beberapa hari lalu. Kabar itu semakin menguat ketika pria kelahiran Sampang, Madura, 13 Mei 1957, itu menemui Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Senin (29/1/2024). Di pertemuan itu, Mahfud meminta jadwal untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi sendiri dikabarkan sudah merespon rencana pengunduran diri Mahfud MD. Jokowi mengatakan, pengunduran diri adalah hak Mahfud.

Sebelum menjabat sebagai Menko Polhukam (2019 – sekarang), Mohammad Mahfud MD juga dikenal sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (19 Agustus 2008 – 1 April 2013). Selain itu, ia juga dikenal sebagai staf pengajar dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta sejak tahun 1984. Sebelum menjadi Hakim Konstitusi, ia pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI (2000-2001), Menteri Kehakiman dan HAM (2001), Anggota DPR-RI (2004-2008), dan Anggota Tim Konsultan Ahli pada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Depkum-HAM Republik Indonesia. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2002-2005, Rektor Universitas Islam Kadiri (2003-2006). Ia juga masih aktif mengajar pada program Pasca Sarjana S2 dan S3 di Universitas Islam Indonesia (UII), UGM, UNS, UI, Unsoed, dan lebih dari 10 universitas lainnya. Ia mengajar mata kuliah Hukum Tata Negara, Politik Hukum, Negara Hukum dan Demokrasi, serta menjadi dosen pembimbing penulisan tesis dan desertasi.



Komentar Anda:

Anda telah berhasil berlangganan di Sabili.id
Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh ke Sabili.id
Assalamu'alaikum! Anda telah berhasil masuk.
Anda gagal masuk. Coba lagi.
Alhamdulillah! Akun Anda telah diaktifkan sepenuhnya, kini Anda memiliki akses ke semua artikel.
Error! Stripe checkout failed.
Alhamdulillah! Your billing info is updated.
Error! Billing info update failed.