Salsabila Islamic School Peduli Kemanusiaan Rakyat Gaza Palestina

"Anak-anakku, bersyukurlah kita masih leluasa belajar. Jadilah kalian nanti sebagai generasi yang semangat membela Agama Islam. Sebagai rasa syukur, kita wajib membela saudara kita di Gaza Palestina sesuai kemampuan.” papar Salimin Dani.
Salsabila Islamic School Peduli Kemanusiaan Rakyat Gaza Palestina
Salsabila Islamic School Mengadakan Penggalangan Dana / A. Djunaedi (sabili.id)

Sebagai bentuk kepedulian atas terjadinya tragedi kemanusiaan di Gaza Palestina, Salsabila Islamic School (SIS), berinisiatif menggalang donasi dari orangtua siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) dan Sekolah Menengah Islam Terpadu (SMPIT) Salsabila. “Alhamdulillah untuk tahap pertama ini terkumpul Rp. 62.237.400,” demikian ujar Pak Sugono, Direktur Bidang Pendidikan SIS, dalam acara serahterima Donasi Kemanusiaan untuk Palestina (30/10).

Donasi diamanahkan kepada Dewan Da’wah Kota Bekasi, “Amanah ini akan kita salurkan ke Gaza melalui LAZIZ Dewan Da’wah, karena lembaga zakat ini memang sudah rutin menyampaikan amanah dari umat Islam Indonesia langsung ke Gaza Palestina,”  begitu disampaikan oleh Ust. KH. Ahmad Salimin Dani, Lc.,MA., Ketua Dewan Pembina Yayasan Kesejahteraan Pendidikan Islam (YAKPI) Bekasi pengelola SIS.

Menurut Salimin Dani, Rakyat Palestina saat ini membutuhkan uluran tangan dari kaum muslimin Indonesia berupa logistik, makanan, obat-obatan, alat-alat kesehatan dan alat peraga pendidikan. Dengan harapan para pejuang mujahidin Gaza Palestina, memiliki semangat mempertahankan tanah sendiri dari penjajah Zionis Israel.

“Realitas saat ini pertempuran mujahidin Gaza Palestina dengan Zionis Israel, adalah perang terdahsyat dibanding sebelumnya. Maka dengan bantuan apapun akan menjadi penyemangat dan harapan baru bagi para mujahidin.”

Baca Juga : Peduli Palestina, Santri Pesantren Bina Insan Kamil Jakarta Gelar Penggalangan Dana

Dihadapan siswa-siswi SIS Ust. Salimin menyampaikan kondisi terakhir kegiatan belajar di Gaza Palestina saat ini sudah berhenti, mengutip penjelasan Kementerian Pendidikan Palestina, karena tidak ada lagi siswanya. Sebagian besar sudah syahid.

“Karenanya anak-anakku, bersyukurlah kita masih leluasa belajar. Jadilah kalian nanti sebagai generasi yang semangat membela Agama Islam. Sebagai rasa syukur, kita wajib membela saudara kita di Gaza Palestina sesuai kemampuan. Bisa dengan berdonasi atau mendoakan kemenangan bagi Rakyat Palestina,” papar Salimin Dani.

Perlu diketahuai bahwa, Salsabila Islamic School (SIS), adalah lembaga pendidikan yang bernaung dibawah Yayasan Kesejahteraan Pendidikan Islam (YAKPI) Bekasi, berdiri pada tahun 1996 ditandai dengan dibukanya Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Salsabila. SIS mengusung tema Islamic Education for a Bright Future, sebuah harapan agar peserta didik memiliki kepercayaan diri tinggi dalam menatap masa depan.

Saat ini Salsabila Islamic School melalui jenjang pendidikan TK, SD dan SMP memiliki 800 siswa-siswi, dalam upaya mewujudkan generasi qur'ani yang cerdas, mandiri dan berdedikasi. TK (Salsabila Islamic Preschool) adalah pendidikan anak usia dini sesuai fitrah menggunakan Metode Pembelajaran Sentra (BBCT) terintegrasi pendidikan, keimanan, dan ketaqwaan.

SDIT Salsabila pendidikan dasar dengan basis pendidikan kurikulum nasional, lokal dan unggulan, mengedepankan pemahaman agama Islam dan pembentukan akhlak. Sementara, SMPIT Salsabila pendidikan menengah dengan kurikulum terintegrasi nilai-nilai pendidikan Islam melalui program Muhadharah, Character Building, Al Quran Learning, dan Sirah Nabawi.


Komentar Anda:

Lainnya di Pernik
Artikel Terpopuler
Anda telah berhasil berlangganan di Sabili.id
Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh ke Sabili.id
Assalamu'alaikum! Anda telah berhasil masuk.
Anda gagal masuk. Coba lagi.
Alhamdulillah! Akun Anda telah diaktifkan sepenuhnya, kini Anda memiliki akses ke semua artikel.
Error! Stripe checkout failed.
Alhamdulillah! Your billing info is updated.
Error! Billing info update failed.