Mahita Burhan
Total 40 Artikel
Artikel Saya
Hotman Ngawur: Penetapan Febri Sebagai Tersangka Harus Pamit Presiden
Dalam negara demokrasi yang menjunjung supremasi hukum, penyidik tidak bekerja atas dasar "pamit" kepada kepala negara.
Artikel Lainnya
Merger Partai Islam: Aspirasi Umat atau Sekadar Mimpi Elit?
Jika partai nasionalis mulai mempertimbangkan merger, bagaimana dengan partai-partai Islam?
Waspada, Ruwaibidhah Telah Merajalela!
Nabi Muhammad ﷺ menggambarkan suatu zaman ketika pendusta dipercaya, orang jujur didustakan, pengkhianat dianggap amanah, dan pada saat itulah Ruwaibidhah berbicara. Siapakah Ruwaibidhah itu?
Menghidupkan Kembali Ajaran Zuhud
Untuk mengoreksi cara pandang kita kepada pesona dunia, ajaran zuhud yang dahulu hidup dan membumi dalam tradisi Islam salaf penting untuk kita simak, dalami, dan praktikkan kembali dalam kehidupan hari ini.
Harapan Setelah Islah Lirboyo
Islah tak boleh berhenti sebagai peristiwa simbolik. Sekadar foto bersama, pernyataan pers, dan janji manis persatuan. Lebih dari itu, islah harus diterjemahkan sebagai komitmen serius untuk menutup konflik hingga ke akar-akarnya. Kita berharap NU mencapai islah yang seutuhnya.
Menggagas Green Dakwah: Mengembalikan Kelestarian Alam Berparadigma Tauhid
Ketika keseimbangan alam dirusak oleh keserakahan, Islam memandangnya sebagai bentuk kezaliman. Karena itu, krisis ekologis sejatinya adalah krisis tauhid. Ini kegagalan manusia menempatkan dirinya secara proporsional dalam tatanan ciptaan Allah.
Pejabat Khianat, Aparat dan Rakyat Sekarat
Rakyat Indonesia, cukup sudah amarah itu. Cukup. Wakil kita sudah kembali ingat bahwa mereka mengemis suara kepada rakyat. Biarlah ini menjadi tamparan bagi para politisi hedon dan pengkhianat. Bahwa rakyat tetap pemegang daulat.
Matahari Kembar dan Indonesia Gelap
Di dalam perbincangan politik Indonesia, istilah “Matahari Kembar” sering digunakan untuk menggambarkan situasi ketika terdapat dua pusat kekuasaan atau figur dominan di satu institusi, partai politik, atau bahkan dalam pemerintahan. semoga saja “matahari-matahari” itu tak saling menutupi.