Penjajah Israel Terus Langgar Gencatan Senjata di Jalur Gaza, Kemarin 13 Warga Palestina Syahid

Penjajah Israel Terus Langgar Gencatan Senjata di Jalur Gaza, Kemarin 13 Warga Palestina Syahid
Penjajah Israel Terus Langgar Gencatan Senjata di Jalur Gaza, Kemarin 13 Warga Palestina Syahid/foto:istimewa

YPSP (Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban) kembali menyoroti perilaku penjajah Israel yang terus menerus melakukan pelanggaran di Jalur Gaza. Seperti diungkapkan dalam pernyataan yang dikeluarkan YPSP pada Jumat (9/1/2026), penjajah Israel terus melakukan pelanggaran berulang terhadap kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, di tengah eskalasi berdarah serta penargetan langsung terhadap warga sipil, tenda-tenda pengungsi, rumah-rumah penduduk, dan kerumunan warga.

Terkini, 13 warga Palestina syahid akibat serangan dan pengeboman yang disengaja oleh penjajah Israel sejak kemarin, Kamis (8/1/2026), di berbagai wilayah Jalur Gaza. "Hal itu merupakan pelanggaran yang jelas terhadap seluruh kesepakatan dan perjanjian yang telah disepakati dengan para mediator, tanpa mengindahkan gencatan senjata yang diumumkan maupun upaya-upaya untuk menegakkannya," tegas pernyataan YPSP itu.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza, jumlah warga Palestina yang syahid sejak gencatan senjata mulai berlaku hingga hari ini diperkirakan mencapai sekitar 450 orang. Selain itu, ribuan korban menderita luka, sesuai dengan angka resmi yang diumumkan.

"Hal itu mencerminkan berlanjutnya agresi dan meningkatnya pelanggaran penjajah Israel terhadap seluruh kesepakatan dan perjanjian yang telah disepakati," tegas YPSP pula.

Google News

Komentar Anda:

Anda telah berhasil berlangganan di Sabili.id
Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh ke Sabili.id
Assalamu'alaikum! Anda telah berhasil masuk.
Anda gagal masuk. Coba lagi.
Alhamdulillah! Akun Anda telah diaktifkan sepenuhnya, kini Anda memiliki akses ke semua artikel.
Error! Stripe checkout failed.
Alhamdulillah! Your billing info is updated.
Error! Billing info update failed.