Semua Artikel Menarik di Rubrik Internasional - Sabili.id (Page 50)

Artikel Terbaru

Amerika Serikat Desak Serbia Tarik Pasukannya dari Perbatasan Kosovo

Saat ini terdapat sekitar 4.500 orang personel Pasukan Kosovo (KFOR) pimpinan NATO yang ditempatkan di negara tersebut. Hari Jumat (29/9/2023), Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan telah menyediakan satu batalion yang terdiri dari 500 hingga 650 tentara untuk KFOR.
Artikel Lainnya

Niger, Negeri Muslim yang Berikan Kiamat bagi Prancis di Afrika

Sejak menjajah benua Afrika di abad 16, Prancis menguasai lebih dari 3 juta kilometer persegi benua itu. Mayoritas di Afrika Tengah dan Barat. Kini, meski secara de jure Prancis tak lagi menjajah benua Afrika sejak 1960-an, tetapi secara de facto kuku negaranya Napoleon itu masih mencengkeram.

Serangan Bunuh Diri di Pakistan, 44 Orang Tewas

Sedikitnya 44 orang dikabarkan tewas dan lebih dari 200 orang lainnya mengalami luka serius dalam aksi bom bunuh diri di bagian barat laut Pakistan, Ahad, 30 Juli 2023. Banyaknya korban yang jatuh karena ledakan itu terjadi di tengah pertemuan Partai Jamiat Ulema-e-Islam (JUI-F).

Meningkatnya Laporan Rasisme dan Antisemitisme di Jerman

Di Jerman, tidakan rasisme dan antisemitisme (sentimen anti-Yahudi) di sebelas negara bagian dikabarkan meningkat. Laporan Tahunan "Insiden Anti-Semit di Jerman 2022" mencatat sekitar 2.480 insiden yang terjadi tahun lalu. Apa implikasinya?

Mengenang Genosida Atas Ribuan Muslim di Srebrenica 28 Tahun Silam

Sudah 28 tahun berlalu sejak terjadinya genosida mengerikan yang menimpa ribuan Muslim di Srebrenica, Bosnia. Lebih dari 8.000 Muslim Srebrenica ketika itu tewas di tangan militer Serbia. Genosida tersebut jelas merupakan pelanggaran berat terhadap Hak Asasi Manusia.

UEA Serukan Komunitas Internasional Atasi Akar Sebab Intoleransi dan Ekstremisme

Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan komunitas internasional agar mengatasi akar masalah yang menjadi sebab munculnya intoleransi dan ekstremisme. Termasuk melawan disinformasi yang bertebaran di internet dan media sosial. Hal itu dituturkan Penasihat Menteri Luar Negeri UEA, Salem Al Zaabi.

Masa depan Afghanistan setelah 20 Tahun Pendudukan Amerika Serikat

Selama dua puluh tahun, media massa di Barat menggambarkan Afghanistan sebagai negara barbar yang membutuhkan penyelamatan. Kini, Afghanistan tengah berbenah dan menunjukkan perkembangan setelah dua puluh tahun berada di bawah pendudukan Amerika Serikat.

Di Bawah Taliban, Afghanistan Perbaiki Ekonomi setelah 20 Tahun Pendudukan Amerika Serikat

Menurut data statistik terbaru yang diterbitkan oleh The Economist, terjadi peningkatan ekonomi dan penegakan hukum secara menyeluruh di Afghanistan. Meski masih mengalami kekurangan dana besar, perbaikan ekonomi itu menunjukkan kemajuan Afghanistan di bawah pemerintahan Taliban.
Anda telah berhasil berlangganan di Sabili.id
Selanjutnya, selesaikan pembayaran untuk akses penuh ke Sabili.id
Assalamu'alaikum! Anda telah berhasil masuk.
Anda gagal masuk. Coba lagi.
Alhamdulillah! Akun Anda telah diaktifkan sepenuhnya, kini Anda memiliki akses ke semua artikel.
Error! Stripe checkout failed.
Alhamdulillah! Your billing info is updated.
Error! Billing info update failed.