Semua Artikel Menarik di Rubrik Puisi - Sabili.id
Artikel Terbaru
Jejak yang Pergi
Kau tahu, apa yang lebih menyesakkan dari kehilangan?
Yaitu kehilangan kesempatan untuk bisa menyampaikan
hal-hal yang selama ini tersimpan,
tapi tak pernah sempat terucapkan.
Kau tak sempat mengatakannya karena terlalu
Artikel Lainnya
Kala Agustus Kembali Menyapa
Halo, Agustus! Kita bertemu lagi, ya. Setelah melewati Juli yang terasa sangat panjang dan melelahkan. Pagi ini, akhirnya aku bisa menghirup udaramu lagi. Seperti selalu, kehadiranmu sangat kutunggu.
Hijab yang Terbuka
Yang tidak terlihat selama ini bukanlah Engkau, melainkan aku. Mata hatiku yang kotor telah membuatku tak mampu memandang-Mu, padahal Engkau lebih dekat dari urat nadi leherku.
Sebiru Sembilu
Kadang kita terlalu percaya bahwa orang-orang yang datang untuk menemani hari-hari kita sekarang akan selalu ada juga di masa depan. Kita terlalu nyaman. Terlalu yakin. Sampai lupa bahwa tak semua bentuk kehilangan itu datang dengan perpisahan yang dramatis.
Cinta untuk Gaza
Jika tak mampu mengangkat senjata, biarlah air mata ini jadi saksi. Jika tak sanggup menyusup ke barisan mujahid, biarlah hati ini terus berpihak dan bersaksi. Di setiap sujud, ada Palestina dalam nama Di setiap langkah, ada niat menapak ke arah-Mu bersama mereka.
Jejak Embun yang Hilang
Saat harap-harap itu tak kunjung mewujud nyata, maka jiwa pun harus rela menanggung kecewa. Betapa pun luka di hati semakin lebar menganga, semua rasaku, tentu bukan salahnya. Kepadaku, semesta berkata: "Tidak semua yang tumbuh, akan bertemu tanahnya".
Mesin Waktu
Biarlah waktu tetap menjadi misteri. Bukan lorong yang bisa kita lewati sesuka hati. Sebab, di balik setiap detik yang tak bisa kembali, tersimpan arti yang hanya bisa dipahami nanti.