Semua Artikel Menarik di Rubrik Tokoh - Sabili.id (Page 6)
Artikel Terbaru
Ali Audah, Kenangan dan Kesan Pribadi
Sosok Pak Ali Audah sungguh mengundang simpati. Kala itu, saya adalah anak muda yang terpaut jauh dengan beliau. Namun, Pak Ali Audah tidak pernah memandang saya dengan sebelah mata. Beliau selalu bersedia meluangkan waktu untuk diajak berdiskusi tentang segala hal.
Artikel Lainnya
Ustadz DR. Waris Fakhruddin, Dalam Kenangan Wartawan Sabili
Makanya, kalau ada info-info mengenai kasus Pemurtadan Sabili mengandalkan Pak Waris. Dari Pak Waris ini Penulis mengirim berita-berita pemurtadan sekitar Jawa Tengah.
Aktifis Da'wah Melanglang Buana (Bagian 3)
Khusus di kalangan masyarakat Indonesia Siddik mengambil inisiatif mengadakan pengajian rutin dari rumah ke rumah.
Anak PII yang dibesarkan Dewan Da'wah (Bagian 2)
Setelah ayahnya meninggal rasanya tidak mungkin ia untuk kembali menuju bangku kuliah, karena ia harus bekerja membantu keluarganya. Selain jiwa semangat PII dan etos kerja ayah, kebesaran hati ibunya terus memberikan dorongan semangat belajar.
Pengalaman 8 Tahun Menjadi Penasehat KPK (Bagian 3): "KPK Indonesia vs KPK Hongkong"
KPK Hong Kong berhasil memberantas korupsi di negara pulau itu karena membubarkan institusi kepolisian. Tahun 1970-an, Inggris sebagai Penguasa Hong Kong geram karena negara pulau itu sangat korup. Hong Kong merupakan wilayah terkorup di Asia waktu itu.
Mohammad Siddik, Komandan Diplomasi yang Kembali ke Rumah Besar (Bagian 1 dari 4 tulisan)
Sabili | Sejauh dan setinggi apa pun bangau terbang, akan kembali ke sarangnya. Agaknya ungkapan ini cocok untuk menggambarkan Figur kita kali ini. Sepak terjang Almarhum Mohammad Siddik semasa hidupnya, sekaligus
KH. A.R. Fakhruddin: "Ulama Zuhud ditengah Tantangan Zaman"
Tutur kata seiring dengan perbuatan. Tak silau harta dan jabatan. Mengutamakan dakwah di masyarakat bawah.
KH.Abdul Gaffar Ismail: “Ulama Heroik yang Mengajarkan Cinta”
Salah satu sumbangsih Gaffar Ismail adalah kegigihannya mendorong persatuan umat Islam. Tercapai, pada tahun 1947, lahir partai politik Masyumi